27 October 2010

Korban Tsunami Mentawai Meningkat

Sebanyak 23 orang tewas dan lebih 150 hilang dalam bencana tsunami di Kepulauan Mentawai yang dipicu gempa kuat, Senin malam. Kepastian mengenai jumlah korban jiwa ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Provinsi Sumatra Barat, Ade Edward, dalam percakapan dengan Asyari Usman dari BBC Indonesia. Dia mengatakan, 167 orang masih dinyatakan hilang di beberapa pulau yang ada di lingkungan Kepulauan Mentawai. Sebagian besar korban meninggal itu ditemukan di pulau Pagai Selatan, namun di pulau Pagai Utara serta pulau Sipura juga ada korban tewas.

PMI dan TNI termasuk lembaga pertama yang mengirimkan tenaga bantuan ke Kepulauan Mentawai dengan alat transportasi laut.

PMI dan TNI mengirimkan tenaga bantuan ke Kepulauan Mentawai dengan alat transportasi laut.

“Sebagian besar itu ditemukan di Pagai Selatan ya, di daerah Bulasat,” kata Ade.
“Di Pagai Utara juga ada, di Sipura juga ada korban tewas. Tetapi yang terbanyak itu ada di Pagai Selatan.
“Yang banyak hilang itu di Bulasat,” kata Ade Edward.

Kepulauan Mentawai terdiri dari empat pulau besar yaitu pulau Siberut, pulau Sipura, pulau Pagai Utara dan pulau Pagai Selatan. Sebelum ini, warga Mentawai juga pernah diguncang gempa dan tsunami skala kecil. Di kawasan Bulasat baru ditemukan empat jenazah. Dikatakan, ada kemungkinan jumlah temuan yang kecil ini disebabkan petugas pencari yang tidak cukup. Sebagian besar dari ke-23 korban yang ditemukan itu adalah nelayan, kata Ade. “Mereka itu menangkap ikan di kawasan pinggir pantai. Sampan-sampan mereka terjungkal dan mereka dihempaskan ke darat,” ujar Ade lagi. Mengenai kerusakan fisik akibat gembar dan tsunami ini, Ade mengatakan tidak begitu banyak yang terlaporkan sejauh ini. “Hanya satu jembatan, satu kantor kemudian kurang-lebih 30 rumah.”

Menurut Ade, pemerintah Provinsi Sumatra Barat akan mengirimkan tim pencari dan tim medis serta tim bantuan darurat hari Selasa sore dan Rabu. Tim pencari akan dikerahkan lebih dulu untuk menemukan orang-orang yang masih dinyatakan hilang. Gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai kali ini menyebabkan cukup banyak pengungsi. Menurut Ade, sekarang ini ada sekitar 3.500 orang yang meninggalkan rumah-rumah mereka. Pemerintah akan mengirimkan petugas kesehatan, tenda, genset, dan alat-alat lain yang diperlukan, kata Ade Edward.





Share/Bookmark


Nak duit lebih? Jom jana pendapatan. KLIK SINI

Next previous home
Related Posts with Thumbnails